Pulang kampung adalah penemuan kembali..

Karanganyar, kota kecil saya adalah kota yang dari luar, tampaknya, begitu-begitu saja. Toko-toko di jalan utamanya (yang selalu dilalui pak Harto kalau mau nyekar di makam Ibu Tien) sebagian besar masih toko-toko yang sama dari jaman saya SD. Juga Pak Min, tukang bakso langganan kami, serta warung sate mbak Dul masih tetap dengan setia nongkrong di pojok taman (meskipun rambut di kepala Pak Min sudah memutih semua).

Tapi tiga hari berlibur di sana, saya baru  mengamati banyak juga perubahan yang terjadi. Taman Pancasila yang dulu dipagar dan tertutup kini benar-benar menjadi taman umum. Pagar dibuka, tempat duduk disediakan, warung-warung lesehan dan pedagang kaki lima menjual makanan dan pernak-pernik lainnya. Di siang hari, anak-anak SMA akan duduk-duduk di bangku taman, mungkin sekedar mencari angin. Di sore hari, sekitar jam empat, taman akan penuh dengan anak-anak yang sudah bangun tidur, mandi, dan jalan-jalan ke taman untuk disuapi makan malam atau jajan. Malam hari, ganti anak-anak muda dan keluarga-keluarga yang mengisi warung-warung jajan itu. Pendeknya taman itu telah berubah menjadi layaknya taman kota. Hijau dan seronok.

Begitu pula obyek-obyek wisata baru mulai bermunculan. Salah satu yang lumayan menarik adalah Agrowisata Sondokoro di Tasikmadu. Tempat wisata ini berlokasi di dalam pabrik gula Tasikmadu. Rupanya sejak mengalami kemunduran, pabrik gula ini kemudian bertransformasi menjadi obyek wisata. Pabrik gulanya sendiri sih masih jalan.

Objek wisata ini cukup menarik, ada arena outbound  untuk anak-anak, ada sebuah taman dengan besi-besi tua bekas kereta api dipajang, ada berbagai lokomotif tua yang dipamerkan, serta yang paling yummy, adalah minuman terbuat dari sari tebu. Minum es sari tebu di siang harinya Solo yang terkenal panas dan sumuk, hmm..segar dan nikmat! Rasa manis tebu (bukan gula) ini benar-benar membawa saya ke nostalgia masa kecil mencuri tebu dari ladang orang atau meminta sepupu dan kakak-kakak laki-laki saya untuk mengejar truk tebu untuk dapat menarik satu atau dua batang tebu.

Daya tarik utama dari Sondokoro ini barangkali memang menaiki kereta (uap?) yang mengelilingi pabrik. Dari bangunan-bangunan lamanya yang bergaya Belanda, rumah-rumah karyawan pabrik gula, serta luas pabrik, kelihatan betul bahwa pabrik ini pernah mengalami masa kejayaannya. Pabrik ini didirikan oleh KGPA Mangkunegoro IV yang konon kabarnya raja yang pintar dan cakap. Kereta api dan bendi yang dinaiki oleh sang raja ketika mengunjungi pabrik gula ini juga dipajang di depan. Tetapi kejayaan pabrik gula itu telah menurun. Bangunan-bangunan di dalam pabrik tampak tua, kusam, rumput liar tumbuh di sepanjang rel kereta serta di halaman bangunan-bangunan pabrik. Sayang sekali tur ini tanpa penunjuk wisata, atau paling nggak brosur yang menjelaskan bangunan apa saja  yang kami lewati dengan kereta itu.

Tiket masuknya cukup murah lho, Rp 1000 per orang, parkir mobil 2000, motor 1000.  Naik kereta ‘kelinci’  yang rutenya pendek hanya 3000, tapi kereta uap yang lebih panjang Rp 5000. Memagn sih, kalo mau ikutan outbound, masuk arena anak-anak, juga bayar lagi. Tapi cukup murah juga untuk ukuran warga Karanganyar. Tak heran kalo siang hari Minggu itu suasana cukup ramai.

Lumayanlah, kalau tiap pulang kampong ada tempat-tempat baru yang bisa diliat :)

Dscn2177_resize

Gedung pusat pabrik gula Tasikmadu

Dscn2191_resize

Suasana taman Sondokoro menjelang magrib

Dscn2198_resize

Kereta wisata  yang mengeliling lokasi pabrik

Dscn2203_resize

Sepur tebu antri masuk..

Dscn2206_resize

Sisa kejayaan masa lalu pabrik gula..

2 Responses to “Pulang kampung adalah penemuan kembali..”

  1. muhtar Says:

    agrowisata sondokoro memang lumayan buat sarana wisata untuk anak-anak,khususnya di daerah sekitar PG. Tasikmadu ( terutama bagi penduduk asli seperti saya …. hehehe ) daripada kita harus ke tawangmangu atau ke solo yang lumayan jauh.karena mungkin ini wisata yg lumayan unik bagi anak saya yang besar di jakarta ……. pokoknya lumayanlah ………. lumayan murah, lumayan meriah & lumayan beda …bravo.

  2. tee Says:

    aku butuh informasi lengkap secepatnya dong tentang PG Tasikmadu…kalo kesana haurs rombongan atau individu? buka nya jam brp? kereta nya beroperasi setiap hari?

Leave a Reply